Ayam Jagoan, Makanan Ayam serta Sabung Ayam Online
Makanan Ayam yang Bagus untuk Jagoan

Makanan Ayam yang Wajib Diketahui

Makanan Ayam – Faktor yang menentukan keberhasilan peliharaan Ayam adalah Pakan, karena dapat mempengaruhi tingkat produksi si Ayam.

Pakan yang bergizi atau bernutrisi akan membuat ayam menjadi gemuk, sehat dan kuat. Bobot tubuh ayam menjadi hal yang paling penting dalam permainan maupun untuk peliharaan.

Sebenarnya, ada banyak sekali variasi pakan ayam. Anda bisa membelinya di toko atau meraciknya sendiri.

Jenis Pakan yang Wajib Diberikan

1. Dedak Padi
Dedek Padi atau biasa disebut degan Bekatul, diperoleh dari hasil limbah olahan padi menjadi beras. Dedek adalah jenis pakan paling dikenal dan sering digunakan. Dedak mengandung sumber energi dan asam amino yang tinggi. Sebaiknya kita perlu membatasi pemberian dedak pada ayam, karena didalam dedak terkandung sekitar 11-12% serat kasar. Dedak mengandung banyak lemak, jika disimpan terlalu lama bisa menggumpal dan berbau tengik,

2. Pollard
Pollard atau biasanya disebut juga dedak gandung yang dihasilkan dari limbah hasil olahan gandum menjadi tepung terigu. Pollard mengandung protein 15%, kandungan lemaknya sekitar 3-4% dan kandungan serat kasarnya sekitar 7-9%.

Penggunaan Pollard hendaknya dibatasi, meskipun kandungan energi metabolisnya sekitar 1700 kkal/kg, kandungan serat kasar yang dimiliki pollard bisa membuat ayam mencret.

3. Jagung
Jagung menjadi pilihan banyak pemelihara ayam, karena kandungan nilai gizinya cukup tinggi dan juga mnegandung karbohidrat sebagai sumber energi. Ada 3 jenis jagung yang dikenal, yaitu: jagung kuning, jagung merah dan jagung putih. Tapi jagung kuninglah yang terbaik, meskipun harganya mahal tapi kandungan nutrisinya paling besar.

Selain mengandung karbohidrat, jagung kuning juga mengandung banyak pro vitamin A dan serat kasar yang terkandung pun rendah, sehingga mudah dicerna dan rasanya pun enak.

4. Tepung Tulang
Tepung tulang, bahannya bisa didapat dari tempat pemotongan hewan. Cara membuatnya dengan merebus tulang, mengeringkannya lalu kemudian digiling sampai halus. Tepung tulang banyak mengandung phosphor dan kalsium, kalsium sendiri sangat berguna bagi pembentukan tulang dan sendi ayam. Campuran yang diberikan cukup 1% saja dari total pakan.

5. Singkong
Kandungan energi metabolisnya hampir sama dengan jagung, tapi kandungan proteinnya rendah hanya sekitar 2-3% saja. Selain itu penggunaan singkong perlu dibatasi, karena singkong mengandung zat antinutrien sianogenik glukosida, khususnya paling banyak pada jenis singakong pahit.

Jika ingin menggunakan singkong lebih baik dijemur dulu menjadi gaplek, untuk menghilangkan kandungan zat nutriennya. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan feses basah.

Makanan Ayam yang Perlu Diberikan

6. Sorgum
Produksi Sorgum hanya ada di daerah tertentu saja dan penyebutannya beragam ada yang menyebut cantel, cantrik dan batar tojeng. Kandungan protein dari sorgum sedikit lebih tinggi dari jagung dan juga mengandung Xantofil. Tapi sorgum juga mengandung zat antinutrisi yang disebut tanin, kandungan tanin yang tinggi menyebabkan sulit untuk mencerna protein, menurunkan pertumbuhan dan kelainan pada kaki.

Sorgum ada yang putih dan ada yang berwarna, semakin berwarna bji sorgum maka semakin tinggi pula kandungan taninnya. Kandungan tanin yang terdapat pada sorgum dapat diturunkan dengan cara pengupasan kulita luar, perendaman dan fermentasi.

7. Minyak atau Lemak
Tidak mengandung mineral, karbohidrat, protein maupun vitamin. Biasanya digunakan sebagai campuran pada pakan yang membutuhkan energi tinggi karena minyak mengandung energi metabolis yang tinggi.

Penggunaan minyak sebagai campuran dapat meningkatkan efisiensi pakan, mengurangi pakan berdebu, memperbaiki warna, tekstur dan rasa dari ransum.

8. Bungkil Kacang Keledai
Kacang kedelai yang sudah diambil minyaknya sehingga kandungan proteinnya bahkan lebih tinggi dibandingakan dengan kacang kedelai itu sendiri. Sama halnya seperti dedak, bungkil kacang kedelai ini juga mengandung asam amino yang tinggi, cukup lengkap dan seimbang bagi si ayam.

9. Bungkil Kelapa
Bungkil kelapa merupakan hasil sisa dari pengolahan minyak kelapa. Biasanya daging kelapa yang dikeringkan (kopra) akan diambil minyaknya dan tersisalah bungkil kelapa. Cara pengambilannya ada 2 cara: diekstrasi dengan zat pelarut dan di ekstraksi dengan di press. Bungkil kelapa sebaiknya jangan disimpan pada suhu yang tinggi karena bisa menjadi tengik dan jangan diberikan kepada ayam karena dapat menyebabakan diare.

10. Pelet
Bahan pakan yang digiling kemudian dipadatkan. Pelet sangat disukai ayam karena dapat meningkatkan nafsu makan. Selain itu lebih efisien dan hemat dari pakan jenis tepung yang boros .

Tinggalkan Balasan

Close Menu
WhatsApp chat